Investasi Males Ribet

Hola a todos. ¿Como estan?

Jadi, apakah kamu sudah menentukan jenis risiko yang bisa kamu tanggung dalam berinvestasi? Apakah kamu juga sudah tahu tujuan dan besar investasi yang bakal kamu lakukan?
Setelah punya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diatas, maka kurang lebih kamu bakal punya gambaran untuk menentukan jenis investasi yang bisa kamu ambil.
Jelas nggak mungkin untuk menjelaskan semua jenis investasi yang ada saat ini, untuk sekarang mungkin saya cuma mau sharing soal apa saja sih yang sudah saya lakukan hingga saat ini. Setelah menimbang mengingat dan memperhatikan, diikuti dengan puasa mutih selama 7 hari 7 malam dan bertapa di lereng Gunung Semeru (*dinarasikan dengan suara Ferry Fadly atau Maria Oentoe * *siapa mereka?* *gak ada yang kenal kayaknya* T___T), akhirnya saya memutuskan bahwa risiko investasi untuk saya adalah moderat. Nggak segitu parnonya kalau nilai investasi turun, tapi juga masih belum berani untuk terlalu berspekulasi.
Saya pernah baca di suatu tempat, dalam berinvestasi berlaku nasihat “Don’t put your eggs in one basket.” Telur itu adalah dana yang kita ingin investasikan, sedangkan keranjang adalah instrumen investasi yang kita pilih. Untuk itu, saya taruh telur-telur itu ke dalam beberapa keranjang. Selain itu, sebagai pemalas (diucapkan dengan bangga) saya juga males ribet jadi saya pilih juga keranjang-keranjang yang gampang diperoleh. Berikut ini diantaranya… Baca lebih lanjut
Iklan