#9 – Menyiapkan Dana Darurat

20121204-072612.jpg

‘Dana darurat paling bagus ditaroh di mana?’

Pertanyaan di atas bakalan memiliki jawaban yang beraneka ragam tergantung dari tipe orang yang bertanya.

Karena sifatnya yang darurat, seharusnya instrumen tempat dana itu ditempatkan ga akan mengalami penurunan. Instrumen yang apabila dicairkan saat ini sekarang juga ataupun dicairkan sebulan kemudian masih memiliki nilai yang minimal sama (kalo memang ga mengharapkan pertambahan nilai).

Selain itu, akses ke dana darurat seharusnya bisa dilakukan kapan saja ketika kejadian darurat terjadi.
Baca lebih lanjut

#8 – Dana Darurat

menunggu

Dana darurat bisa berfungsi sebagai bantalan keuangan yang memperkecil rasa sakit –financially– ketika terjadi peristiwa luar biasa yang berakibat pada cashflow seseorang/keluarga.

Apa dan Kenapa

Namapun dana darurat ya, sesuai namanya dana ini adalah adana yang dikumpulin buat jaga-jaga kalo ada kejadian luar biasa yang bersifat darurat dan urgent. Uang yang tersimpan di pos dana darurat ini mestinya anteng ga diutak-atik dalam kondisi apapun yang sifatnya tidak darurat.

Kenapa dana darurat ini penting, karena tanpa adanya dana darurat bisa jadi uang yang tersimpan di pos-pos lain akan tersabotase kalau terjadi sesuatu di luar pengeluaran yang sudah dianggarkan terjadi (pembahasan juga dapat dilihat di postingan #7 – Mana Dulu?).
Baca lebih lanjut

#6 – The Power of 20 Ribu, Benar-benar Untungkah?

Artikel ini ditulis oleh penulis tamu Dewi Puspa Sari pemilik blog dewi puspa sari di dewipuspasari.wordpress.com. Puspa, sapaan akrab penulis adalah seorang praktisi dan akademisi dunia teknologi informasi dan saat ini sedang menyelesaikan pendidikan doktoralnya di salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia.

Ketika saya membaca pojok artikel di Reader Digest edisi beberapa waktu lalu yang mengupas The Power of 20 Ribu, saya merasa punya energi baru untuk memulai mengumpulkan pundi-pundi uang dengan cara baru. Bayangkan 20 ribu rupiah menari-nari di toples cantik Anda. Dalam sebulan Anda bisa mengumpulkan Rp600 ribu dan setahun jika semangat menabung masih tersisa, Anda bisa menimbun Rp7,2 juta. Namun, benarkah menabung seperti ini benar-benar menguntungkan?

Iseng-iseng saya googling “The Power of 20 Ribu”. Wah ternyata animo masyarakat cukup tinggi, banyak blogger yang dengan bangga memamerkan tabungannya hingga hampir mencapai 10 juta dalam waktu kurang dari setahun. Bahkan akun twitter @Hanya20Ribu telah memiliki follower lebih dari 18 ribu. Retweet tentang topik bertema ThePowerof20ribu# juga tak kalah banyaknya.

Saya tertarik untuk mencobanya. Namun bukan dengan uang 20 ribu, melainkan 10 ribu. Alasannya, 20 ribu cukup berarti buat saya. Saya biasa menggunakannya untuk belanja ke warung, membeli beras 3 liter, atau membeli martabak manis. Jadi, tanpa mengorbankan kebiasaan, saya memilih uang Rp 10 ribu.


Baca lebih lanjut